Sriwijaya FC

Tampilkan postingan dengan label Sriwijaya FC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sriwijaya FC. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 September 2018

Sriwijaya FC Ingin Menarik Syahrian Abimanyu dari TC Timnas Indonesia U-19


Sriwijaya FC terus melakukan persiapan intensif jelang lanjutan Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Laskar Wong Kito akan menjalani laga tandang melawan Persipura Jayapura di Stadion Mandala, Jayapura, pada pekan ke-21, Selasa (11/9/2018).

Jelang laga itu, Sriwijaya FC terkendala dengan terbatasnya stok pemain di lini tengah pasca cedera yang dialami Ichsan Kurniawan. Ichsan dipastikan absen hingga akhir musim karena baru menjalani operasi lutut di Jakarta, Senin (3/9/2018).

Untuk mengatasi kekurangan, Sriwijaya FC berniat menarik kembali Syahrian Abimanyu yang saat ini mengikuti TC dan seleksi Timnas Indonesia U-19.

Asisten manajer Sriwijaya FC, Ahmad Haris, menyebut pihaknya sedang mengkomunikasikan rencana peminjaman Abimanyu kepada PSSI.

"Kemungkinan bisa, dan Abimanyu sudah komunikasi ke kami. Namun, dia akan langsung bergabung dengan tim SFC saat di Jayapura nanti," ungkap Ahmad.

Selain Abimanyu, di Timnas Indonesia U-19 proyeksi Piala AFC 2018 masih ada satu lagi pemain Laskar Wong Kito, yakni Samuel Christianson Simanjuntak.

"Kalau untuk Samuel rasanya kami belum terlalu memerlukan karena masih ada Zalnando, Jecky Arisandi ,atau Ahmad Faris yang bisa juga bermain sebagai bek kiri," jelasnya.

Sementara itu, striker Sriwijaya FC, Alberto Goncalves, menyebut sosok Syahrian Abimanyu punya kualitas dan bisa membantu meningkatkan kualitas tim.

"Meski muda, dia cukup tenang dan umpan-umpannya pun sangat memanjakan striker. Jika terus mampu meningkatkan kualitasnya, tidak hanya untuk Sriwijaya FC, namun timnas Indonesia juga akan sangat terbantu," puji Beto.

Jumat, 04 Mei 2018

Daftar nama pemain Sriwijaya FC Vs Bali United


Sriwijaya FC bakal memainkan skuat terbaiknya saat menghadapi Bali United di pekan ketujuh Go-Jek Liga 1 2018 bersama BukaLapak. Bermain di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Sabtu (5/5/2018), klub berjuluk Laskar Wong Kito itu menargetkan mencuri poin.

Tidak banyak perubahan di daftar pemain yang dibawa pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan. Seluruh pemain yang masuk line up di laga terakhir kontra PSM Makassar, 28 April lalu, kembali dibawa ke Pulau Dewata.

Dalam daftar itu, terdapat nama Nur Iskandar dan Zulfiandi, yang baru saja membela Timnas Indonesia di ajang Anniversary Cup di Bogor.

Rombongan Sriwijaya FC telah bertolak ke Bali, Kamis (3/5/2018) pagi, dengan menggunakan penerbangan dan transit via Jakarta. Laga melawan Bali United akan digelar malam hari, berubah dari jadwal sebelumnya yaitu sore hari.

Daftar nama pemain Sriwijaya FC Vs Bali United

Kiper: Teja Paku Alam, Sandy Firmansyah

Bek: Hamka Hamzah, Mahamadou N'Diaye, Bio Paulin, Marckho Meraudje, Alfin Tuasalamony, Novan Sasongko

Tengah: Zulfiandi, Yu Hyun Koo, Ichsan Kurniawan, Makan Konate, Syahrian Abimanyu, Adam Alis, Rachmad Hidayat

Depan:Nur Iskandar, Manuchekhr Dzhalilov, Esteban Vizcarra, Alberto Goncalves, Patrich Wanggai

Piala Indonesia, PS Bangka Selection Tantang Sriwijaya FC


 
 BANGKA–Tiga klub di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diwajibkan ikut serta pada Piala Indonesia.

Drawing yang digunakan Kamis 3/5/2018) ketiga kesebelasan itu masuk di zona 3 Piala Indonesia antara lain PS Timah Babel, PS Bangka Selection dan PS Belitung Timur bersama Sriwijaya FC, Persimura Musi Rawas, PS Bengkulu, PS Benteng dan Persijam Jambi.

Lawan berat langsung dihadapi oleh PS Bangka Selection yang mesti menghadapi tim kuat Liga 1 Sriwijaya FC.

Sementara PS Timah Babel hendak menghadapi klub Liga 3 Persimura Musi Rawas dan PS Belitung timur pun hendak menghadapi klub Liga 3 PS Bengkulu.

“Info drawing begitu yang kami bisa tetapi kami belum menerima jadwal pertandingan resmi,” kata Mintra Jaya Sekum Asprov PSSI Bangka Belitung yang pun wakil Ketua PS Timah Bangka Belitung.

Zona 3

PS Bangka Selection vs Sriwijaya FC

Persimura Musi Rawa vs PS Timah Bangka

PS Belitung Timur vs PS Bengkulu

PS Benteng vs Persijam Jambi

Beto Siap Bela Timnas Indonesia


Striker Sriwijaya FC Alberto Goncalves menyatakan siap membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2018. Penampilan pemain yang akrab disapa Beto itu di Liga 1 2018 membuat pelatih Luis Milla tertarik menggunakan jasanya.

"Saya siap jika dipercaya pelatih, tapi saya belum bisa bicara banyak karena komunikasi baru sebatas telepon dengan Luis Milla. Dia sempat bertanya apakah saya mau. Pada prinsipnya saya masih menunggu surat resmi," ucapnya di Denpasar, Kamis (3/5/2018), soal pemanggilan Timnas Indonesia, seperti dinukil dari Antara.

Beto, yang saat ini berstatus pemain naturalisasi asal Brasil, telah mencetak dua gol di Liga 1. Dia berharap pemanggilan ini tak sekadar "angin surga". Sebab, berusia 37 tahun itu juga sempat ditawari pada 2010 saat masih berseragam Persipura.

"Saat itu saya sempat ditawari dan dijanjikan sekaligus jadi WNI. Tetapi karena saya cedera, dan mungkin kondisi itu membuat PSSI ragu atas performa saya sehingga kesempatan menjadi pemain Timnas Indonesia pun hilang," kata Beto.

Bonus

Bomber Sriwijaya FC, Alberto 'Beto' Goncalves, akhirnya resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan siap membela Timnas Indonesia. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bagi Beto, pemanggilan Timnas Indonesia merupakan bonus di akhir kariernya sebagai pesepak bola. Ia menyadari sulit untuk bergabung dengan Timnas Brasil.

Karena itu, Beto sangat bersukacita jika akhirnya bisa membela Timnas Indonesia meski bukan negara asalnya. "Bagi saya sama saja, saya sangat berbahagia menjadi WNI. Hati dan jiwa saya untuk Indonesia seperti hati dan jiwa saya untuk anak serta istri yang asli orang Indonesia," ujar Beto.

Senin, 23 April 2018

Pelatih Sriwijaya Hijrah ke Madrid


Pelatih Sriwijaya Hijrah ke Madrid
Kompetisi Liga 1 2018 baru memasuki lima pekan dan baru akan berakhir pada 9 Desember 2018 mendatang. Meski masih lama, ada hal penting yang harus dipersiapkan oleh salah satu klub peserta.

Klub yang dimaksud adalah Sriwijaya FC. Pada akhir musim nanti, klub berjuluk Laskar Wong Kita harus siap ditinggal sementara oleh sang pelatih, Rahmad Darmawan.
Belum Selesai

Meski sudah bergabung lagi bersama tim, Rahmad Darmawan belum menyelesaikan kursus lisensi Pro AFC yang ia ikuti pada awal April 2017 lalu. Dia bersama pelatih lain baru menjalani satu dari tujuh modul untuk mendapat lisensi Pro AFC.

Pria yang akrab disapa Coach RD itut menjelaskan, ia bersama pelatih lain baru menyelesaikan satu dari total tujuh modul.

"Belum selesai, karena kita baru menjalani satu modul. Karena ada tujuh modul yang wajib dijalani. Modul ketujuh baru selesai dibulan April tahun 2019 baru selesai semua," kata pelatih pelatih kelahiran 28 November 1966 itu, Senin (23/04/18).
Hingga ke Madrid

Dalam kesempatan itu, RD juga menbeberkan jadwal kursus lisensi Pro AFC selanjutnya. Ia menuturkan bahwa dua kursus selanjutnya akan diadakan di Indonesia.

Hanya saja, khusus untuk kursus modul keempat, ia bersama pelatih-pelatih lainnya akan hijrah ke luar negeri,  atau tepatnya ke Kota Madrid, Spanyol.

"Modul kedua kita akan jalani di Bogor bulan Juni 2018 nanti. Modul ketiga pas Asian Games 2018 di Bandung dan modul keempat kami mengambil di Madrid, Spanyol. Beruntung jadwalnya berbarengan setelah kompetisi selesai jadi tidak menganggu tim," katanya.

Momen Wanggai Bersaudara Bertukar Jersey saat Duel Persebaya Vs Sriwijaya FC


Momen Wanggai Bersaudara Bertukar Jersey saat Duel Persebaya Vs Sriwijaya FC
Pemandangan menarik tersaji di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (22/4/2018) saat mempertemukan Persebaya dengan Sriwijaya FC. Dua pemain dari masing-masing tim melakukan tukar jersey yang kebetulan sama-sama bertuliskan Wanggai.

Mereka adalah Izaac Wanggai (Persebaya) dan Patrich Wanggai (Sriwijaya FC). Kebetulan, keduanya merupakan kakak-adik bersaudara kandung. Sebagai adik, Patrich lebih dulu menghampiri Izaac yang berada di pinggir lapangan.

“Persaudaraan harus terjaga. Tidak setiap musim kami bisa bertemu di lapangan. Memang harus begitu (tukar jersey) sebagai wujud persaudaraan kami,” kata Patrich kepada Bola.com.

Sayangnya, pertemuan mereka tidak berlangsung selama pertandingan di atas lapangan. Duel seru bakal tersaji seandainya keduanya sama-sama mendapatkan menit bermain.

Izaac pada laga ini tampil sebagai gelandang bertahan dengan kemampuan winning ball yang sangat mumpuni. Sementara Patrich yang merupakan seorang striker tentu saja akan berhadapan dengan kakaknya.

Izaac sebenarnya malah menjalani debut bersama Persebaya di laga pekan kelima Go-jek Liga 1 bersama Bukalapak itu. Gelandang 32 tahun itu bermain selama 58 sebelum diganti oleh Rendi Irwan. Sementara Patrich menjadi pemain cadangan dan tidak diturunkan sama sekali oleh pelatih Sriwijaya, Rahmad Darmawan.

“Ya, sayang sekali tidak bisa bertemu di lapangan dengan adik. Saat bertukar jerseya saja saya sudah merasa senang. Jerseya bertuliskan sama seperti saya, fam Wanggai. Tapi, suatu saat mudah-mudahan kami bertemu,” ujar Izaac.

Senin, 16 April 2018

N'Diaye Dipastikan Main Saat Sriwijaya FC Hadapi Persebaya


Mahamadou N'Diaye yang absen saat melawan Persipura akhir pekan lalu, dipastikan bisa membela Sriwijaya FC menantang Persebaya Surabaya pada pekan kelima Liga 1 2018 akhir pekan nanti (22/4).

Ya, N'Diaye is back. Kembalinya bek Timnas Mali itu dipercaya bisa kembalikan kekokohan lini belakang tim berjuluk Laskar Wong Kito.

Ini menyusul keluarnya statemen dari Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru Tigorshalom Boboy terkait berlakunya masa hukuman bagi pemain peraih kartu merah.

"Untuk kartu merah langsung atau tidak langsung, hukumannya berlaku absen satu pertandingan," ungkap Tigor Minggu (15/4).

Masuknya N'Diaye membuat Sriwijaya FC bisa turun dengan komposisi terbaik lawan Persebaya. Tidak ada satu pun pemain yang absen di pertandingan nanti. Ini tentu akan menjadi modal berharga tim juara double winners pada 2007/2008 tersebut dalam lawatannya ke Kota Pahlawan.

Mengingat, Persebaya selalu mendapatkan semangat lebih jika main di depan pendukung sendiri. Sejauh ini, hanya Barito Putera yang bisa merampok tiga angka dari kunjungannya ke Gelora Bung Tomo.

Saat N'Diaye absen, Marckho Meraudjie menjadi alternatif menutup lubang di benteng pertahanan. Dia berduet dengan Hamka Hamzah. Dua kali tugas itu diembannya musim ini. Pertama, saat lawatan ke Kalimantan. Pertandingan melawan Borneo FC kalau itu berakhir imbang tanpa gol.

Sayangnya, rapor apik itu tidak bisa di ulang saat Sriwijaya FC menjamu Persipura. Bahkan dengan mudah bomber Persipura Marcel Scramento menerobos pertahanan Sriwijaya FC dan bebas menerima umpan yang diakhiri dengan eksekusi ke gawang kemudian berbuah dua gol penyeimbang.

Sejauh ini, duet N'Diaye-Hamka baru kebobolan satu gol dari Persib Bandung saat Sriwijaya FC menang 3-1 pada pekan kedua Liga 1 2018 (1/4).

"Tanpa mengecilkan kontribusi pemain lainnya, memang peran N'Diaye besar. Banyak membantu pertahanan. Pertahanan sedikit melemah tanpa kehadirannya," terang Manajer Sriwijaya FC Ucok Hidayat.

"Kami akui, lini belakang butuh penguatan-penguatan. Kami awalnya berpikir, kekuatan kita sudah baik tapi kenyataannya tim lawan juga terus berbenah untuk jadi lebih baik. Ini menjadi bahan evaluasi ke depan," lanjutnya.


Curhat Beto Usai Ditarik Keluar


Striker Sriwijaya FC Alberto Goncalves mengaku kesal saat ia ditarik keluar di menit ke-78, saat laga kontra Persipura Jayapura Sabtu (14/4/2018) lalu. Ia kesal lantaran, saat itu hasrat untuk membalik keadaan masih menggebu-gebu di dadanya.

Setelah melakukan tos dengan Patrich Wanggai di pinggir lapangan, naturalisasi asal Brazil itu bergegas menuju ruang ganti dan tampak kesal.

Saat dihubungi, Minggu (15/4/2018) mengatakan, jika ia berada dalam kondisi fit, onfire dan punya keyakinan yang besar dapat mencetak gol ke gawang Persipura Jayapura.

Dalam situasi imbang, Betobersama rekan-rekannya sangat yakin bisa mencetak gol kedua dan membawa Laskar Wong Kito pada kemenangan. “Saya dalam kondisi fit dan yakin bisa cetak gol. Makanya saya sangat kecewa saat ditarik keluar,” ujarnya.

Saat itu, ia merasa kesal dan mempertanyakan keputusan pelatih mengganti dirinya. Padahal, Betomerasa jika ia masih sanggup melanjutkan pertandingan dan merasa tidak bermain terlalu buruk melawan mantan timnya itu.

“Yah, itu tadi. Kekecewaan karena saya masih sanggup cetak gol saja,” ucapnya singkat.
Sementara itu Asisten Pelatih SFC Rasiman memaklumi sikap Betoyang kesal saat ditarik keluar lapangan digantikan Patrich Wanggai.

Menurut dia, itu merupakan hal yang biasa dan menunjukkan bahwa Betomasih ingin bermain dan membantu tim hingga menit akhir.

“Tidak hanya Beto, pemain yang tidak main sama sekali dan tidak masuk line up juga pasti ada yang kecewa dan marah. Tapi mau bagaimana lagi, dalam sepakbola yang bisa bermain hanya 11 orang dari 30 pemain," terangnya.

Rasiman melanjutkan, apa yang dilakukan jajaran pelatih semuanya memiliki tujuan. Karena secara naluri, tidak hanya Betomaupun pemain lainnya dilapangan yang menginginkan kemenangan, tetapi juga mereka.

"Dengan pergantian pemain, diharapkan bisa menghasilkan impact bagi tim, setelah lawan berhasil mengimbangi skor menjadi 2-2. Jadi intinya, saya memahami kenapa Betomarah dan kecewa," jelasnya.

Dampak Tanpa RD


Hasil imbang Sriwijaya FC dari Persipura 2-2, sudah jelas karena punggawa Laskar Wong Kito kalah stamina. Tapi, itu bukan satu-satunya alasan.
.
Gelandang serang SFC Adam Alis, Senin (16/4) melihat, ketidakhadiran Pelatih Kepala Rahmad Darmawan yang tengah mengikuti pelatihan lisensi AFC di Yogyakarta tetap memberikan dampak bagi tim.
.
Ketidakhadiran sang arsitek di antara pemain sedikit berpengaruh pada mental dan strategi timnya. Apalagi sosok RD sendiri memang sangat dibutuhkan untuk menambah motivasi pemain usai laga turun minum.
.
Hal ini terbukti saat SFC mampu unggul di babak pertama, namun dengan kelengahan SFC. Akhirnya tim Mutiara Hitam mampu menyusul ketertinggalan di babak kedua.
.
"Kalau menurut saya sedikit berpengaruh, karena biasanya setelah babak kedua berakhir Coach RD selalu berikan strategi, tetapi setelah kita unggul 2-0, tapi di babak kedua kita lengah," ujar Adam Alis.
.
Sementara wing bek SFC Marcho Maraudje punya pandangan berbeda. Menurutnya, kekalahan melawan Persipura hanyalah dia bersama rekan-rekannya tidak beruntung.
.
"Kalau saya lihat tidak ada faktor yang mempengaruhi, memang kemarin kita kurang beruntung saja," katanya.

Sabtu, 14 April 2018

Sriwijaya FC dan Persipura Berbagi Angka


Pertandingan antara Sriwijaya FC dan Persipura Jayapura yang diadakan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (14/4/2018), berakhir imbang 2-2. Dua gol Sriwijaya FC dicetak oleh Manuchekhr Dzahalilov pada menit ke-11 dan Alberto Goncalves (37').

Sedangkan gol Persipura dicetak oleh Marcel Sacramento (menit ke-62, 67'). Berkat hasil ini, Persipura memperpanjang catatan tak terkalahkan dan untuk sementara berada di puncak klasemen dengan mengoleksi 8 poin. Sementara itu, Sriwijaya bertengger di peringkat ke-8 dengan meraih 5 poin.'

Pada laga ini, Persipura sempat tertinggal 0-2 pada babak pertama. Persipura langsung dibungkam Sriwijaya FC hanya dalam waktu 11 menit. Gawang Persipura yang dikawal Dede Sulaiman bobol oleh tandukan Manuchekhr Dzahalilov. Pemain asal Tajikistan tersebut mampu menyundul bola umpan Syahrian Abimanyu saat mengeksekusi tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Persipura. Abimanyu memang mempunyai peran penting dalam laga ini.

Pemain tim nasional U-19 tersebut membidani gol kedua Sriwijaya yang diciptakan Alberto Goncalves pada menit ke-37. Dari tengah lapangan, Abimanyu mengoper bola kepada Beto yang berada di sektor sayap. Setelah mendapatkan bola, Beto lalu menggiring si kulit bulat ke dalam kotak penalti. Pemain naturalisasi asal Brasil tersebut kemudian melepaskan tembakan keras dan gol.

Gol tersebut sekaligus memateraikan keunggulan Sriwijaya FC dengan skor 2-0 pada babak pertama. Pada awal babak kedua, Sriwijaya setidaknya memiliki dua peluang emas yang nyaris berbuah menjadi gol. Namun, Dede tampil gemilang dengan menggagalkan kedua peluang tersebut.

Sebaliknya, Persipura secara mengejutkan mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Marcel Sacramento pada menit ke-62. Gol berawal dari kerja sama apik yang dipertotonkan skuad besutan Peter Butler. Friska Womsiwor yang mendapatkan bola di depan kotak penalti lawan memberikan umpan pendek kepada Marcel.

Dengan dua kali kontrol, Marcel melepaskan tendangan keras dengan kaki kanan sehinga membuat bola bersarang ke sisi kanan gawang tuan rumah. Berselang lima menit, Marcel kembali mencetak gol, sekaligus membuat kedudukan untuk sementara imbang 2-2. Kali ini, Ian Kabes menjadi aktornya. Dia memberi umpan terobosan ke dalam kotak penalti.

 Marcel lalu mengejar bola dan mengarakan bola ke pojok kiri bawah gawang Sriwijaya.

Sementara pada pertandingan lain, juara bertahan Bhayangkara FC akhirnya merasakan kekalahan perdana saat melawan Perseru Serui di Stadion Marora dengan. Skor akhir 1-0 untuk tuan rumah berkat gol Kunihiro Yamashita pada menit ke-9. Hasil Liga 1 (14/4/2018) Perseru Serui 1-0 Bhayangkara FC (Kunihiro Yamashita 9') Sriwijaya FC 2-2 Persipura Jayapura (Manuchekhr Dzahalilov 11', Alberto Goncalves 37'; Marcel Sacramento 62', 67').

Rabu, 11 April 2018

Lawan Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan Ingatkan Pemain Sriwijaya FC Soal Sisi Nonteknis


Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan (RD), memberi peringatan kepada para pemainnya untuk memperhatikan sisi nonteknis jelang duel ketat menjamu Persipura Jayapura, di Stadion Gelora Sriwijaya, Sabtu (14/4).

Yang dimaksud Rahmad adalah menjaga sikap pemain terhadap lawan atau pun wasit. Karena pada laga pekan ketiga Liga 1 2018, melawan Madura United, Mahamadou N'Diaye mendapat kartu merah dari wasit.

"Saya ingatkan mereka [pemain] untuk tidak terpengaruh, misalnya ada pemain yang kena kartu merah, berada dalam tekanan lawan atau ada kondisi yang tidak menguntungkan dari sisi pengadil di lapangan," tegas RD.

Laskar Wong Kito tengah dituntut untuk bangkit setelah mereka menelan kekalahan telak di markas Madura United, Stadion Pamekasan, dengan skor 3-0. RD berharap tim mampu memeperhatikan selisih gol di klasemen.

"Untuk sebuah kompetisi seperti ini, selisih gol akan sangat berpengaruh. Sebagai contoh jika kemarin kami kalah tipis hanya 1-0 di Madura, maka posisi klasemen saat ini bisa lebih baik," tukas mantan pelatih Arema itu.

Persipura, calon lawan Sriwijaya pekan ini, berstatus sebagai raja klasemen dengan tujuh poin yang mereka miliki. Sementara Sriwijaya yang baru mengemas empat poin dari tiga laga, masih tercecer di peringkat delapan.

Selasa, 10 April 2018

Rahmad Darmawan Benahi Mental Pemain Sriwijaya FC


Pembenahan mental penggawa diperlukanSriwijaya FC agar siap menghadapi pertandingan pekan keempat Liga 1 2018 melawan Persipura Jayapura, Sabtu (14/4) sore WIB, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.

Pelatih Rahmad Darmawan mengatakan, pemain harus bisa melupakan kekalahan telak 3-0 dari Madura United, mengingat calon lawan mereka pada akhir pekan ini merupakan tim tangguh.

Penggawa Sriwijaya FC kembali menjalani latihan kemarin sebagai persiapan menjamu Persipura. Menurut Rahmad, di sesi latihan ini ia lebih menyoroti faktor nonteknis.

“Saya sudah bicara dengan pemain untuk siap dalam situasi apapun. Ketika ada sesuatu yang kurang enak di pertandingan, bisa kartu merah atau lainnya, yang lain jangan ikut drop. Pendekatan saya saat ini adalah menjaga pemain agar terus menjaga motivasi selama 90 menit,” tutur RD, sapaan Rahmad.

RD menyebutkan, Sriwijaya FC harus bisa mencetak gol lebih banyak lagi setelah mereka kebobolan tiga gol. RD mengatakan, jumlah gol turut berpengaruh terhadap posisi Sriwijaya FC di klasemen.

“Kompetisi membutuhkan pemain untuk tidak lengah dalam pengumpulan poin maupun selisih gol. Kalah satu gol dengan tiga gol berbeda, karena akan berpengaruh di klasemen,” kata RD.

Senin, 09 April 2018

Sriwijaya FC Tanpa Rahmad Darmawan saat Menjamu Persipura


Palembang - Persiapan Sriwijaya FCjelang laga melawan Persipura Jayapura dalam lanjutan Gojek Liga 1 bersama Bukalapakdi stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Sabtu (14/4/2018) dipastikan tidak akan berjalan maksimal. Laskar Wong Kito dipastikan tidak akan didampingi oleh pelatih kepala Rahmad Darmawan.

RD absen di laga tersebut karena mulai mengikuti kursus kepelatihan A Pro yang digelar oleh PSSI di Yogjakarta.

Namun, berbeda dengan Arema FC yang mendatangkan pelatih baru karena ditinggal Joko Susilo yang mengikuti kursus yang sama, manajemen SFC menyatakan tidak akan mencari pengganti RD nantinya.

Saat dikonfirmasi, RD menyebut keikutsertaan dalam sesi kursus tidak akan menganggu programnya bersama SFC.

“Saya masih akan bersama Sriwijaya FC hingga Jumat (13/4/2018) pagi, baru kemudian sore harinya baru bertolak ke Yogjakarta,” ujarnya saat ditemui usai sesi latihan di stadion atletik Jakabaring Sport City (JSC) Palembang.

Setelah mengikuti pembukaan kursus di Kota Gudeg, eks pelatih Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2011 dan 2013 ini pun menyebut akan melihat situasi. Bila memungkinkan akan kembali ke Palembang untuk mendampingi tim bertanding melawan Persipura.

“Jika pembukaan Jumat (13/4/2018) malam atau Sabtu (14/4/2018) pagi dan saya diizinkan untuk pulang sebentar, maka saya akan terbang ke Palembang dan malam harinya kembali ke Yogjakarta. Selama kursus saya juga sudah membuat program kepada tim pelatih. Pada tanggal 20 April nanti akan langsung menyusul tim ke Surabaya untuk persiapan laga melawan Persebaya (22/4/2018),” beber Rahmad.

Manajemen Sriwijaya FC menyebut salah satu alasan enggan mencari pengganti RD sendiri dikarenakan seluruh asisten pelatih yang dimiliki Laskar Wong Kito saat ini sudah memiliki lisensi A AFC, sehingga tidak terbentur dengan regulasi kompetisi Liga 1 Indonesia 2018.

Makan Konate Ajak Penggawa Sriwijaya FC Bangkit


Sriwijaya FC (SFC) harus menelan pil pahit pada pekan ketiga Liga 1 2018. Itu setelah, mereka ditaklukkan tuan rumah Madura United dengan skor telak 3-0 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (7/4).

Gelandang SFC, Makan Konate, tak ingin larut dalam kekecewaan. Dia pun mengajak rekan-rekan setimnya untuk kembali fokus pada laga selanjutnya.

"Saya mengajak rekan-rekan satu tim untuk segera bangkit. Lupakan kekalahan menyakitkan ini. Apalagi di pekan berikutnya Sriwijaya FC akan menghadapi Persipura," ucap Konate.

Lebih lanjut, pemain asal Mali ini mengakui timnya mengalami kepincangan di laga ini setelah bek tengah Mahamadou N'Diaye mendapatkan kartu merah pada menit ke-81. 

"Sebagai tim, kami kesulitan saat kurang pemain, tapi kami masih bisa beri tekanan. Gol mereka mempengaruhi permainan kami. Kami harus lebih fokus untuk pertandingan berikutnya," jelas mantan penggawa Persib Bandung itu.

Sementara itu, kekalahan ini membuat Laskar Wong Kito terperosok ke posisi sepuluh klasemen dengan empat poin. Selanjutnya, Hamka Hamzah dan kawan-kawan akan menjamu Persipura Jayapura di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (14/4) nanti.

Kamis, 05 April 2018

Sriwijaya FC Mewaspadai Madura United


Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan, mewaspadai kebangkitan Madura United saat kedua tim berhadapan pada pekan ketiga Liga 1 2018 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Madura, Sabtu (7/4/2018). Dua tim ini mengalami hasil yang berbeda dalam dua laga awal musim 2018.

Sriwijaya FC bermain imbang 0-0 ketika menghadapi tuan rumah Borneo FC, lalu menang 3-1 ketika menjamu Persib Bandung pada pekan kedua, sehingga mereka sudah mengumpulkan empat poin. Sementara itu, Madura United baru saja menelan kekalahan karena ditaklukkan PS Tira dengan skor 0-1 dalam laga pekan kedua. Padahal, pasukan Milomir Seslija datang ke markas lawan dengan modal kemenangan 3-1 ketika menjamu Barito Putera.

 "Saya yakin Madura sangat termotivasi bermain di kandang, saya belum bisa memprediksi kekuatan tim di Liga 1 karena secara kualitas hampir sama," ujar pelatih yang akrab disapa RD. Menghadapi Madura United, RD bukan saja menyiapkan strategi.

Dia mengantisipasi cuaca yang panas sehingga pasukannya berlatih di bawah terik sinar matahari untuk menyesuaikan kondisi di Madura. "Selama ini kami bermain malam. Untuk itu kami harus mencoba latihan siang hari agar ketika pertandingan menghadapi Madura nanti anak-anak tidak kaget,” tutur RD.

"Kami telah melakukan latihan siang hari untuk adaptasi cuaca dan pemain telah recovery, begitu juga untuk pemain yang kemarin tidak bermain kami berikan porsi latihan lebih," tambah mantan pelatih Persipura Jayapura ini. Pertemuan Sriwijaya FC dan Madura United ini merupakan laga kedua pada tahun 2018 setelah sempat bertemu dalam perempat final Piala Gubernur Kaltim.

 Saat itu Sriwijaya FC menang 2-0 melalui gol yang diciptakan oleh Manuchekhr Dzhalilov dan Adam Alis. Menjelang laga ini, Sriwijaya FC dalam kondisi siap. Namun, Bio Paulin masih mengalami demam dan Teja Paku Alam masih mengalami sakit pada bagian kaki setelah bertanding melawan Persib.

Selasa, 03 April 2018

Usai Bekuk Persib, Rahmad Darmawan Tunjuk Hamka Hamzah Jadi Pelatih Sriwijaya FC


Hamka Hamzah ditunjuk menjadi pelatih kepala Sriwijaya FC menggantikan pelatih senior sekelas Rahmad Darmawan setelah Laskar Wong Kito berhasil mengalahkan Persib di pekan kedua Liga 1 2018.

Hal tersebut terjadi saat laga persahabatan antara jajaran ofisial Sriwijaya FC melawan suporter Sriwijaya FC di stadion Atletik Jakabaring Palembang, Senin (2/4/2018).

Tim ofisial SFC diperkuat Rahmad Darmawan, Heri Susilo (asisten pelatih), Rasiman (asisten pelatih), Francis Wawengkang (asisten pelatih), El Amin (dokter tim) hingga pelatih kiper Kurnia Sandy.

RD Cs akan melawan suporter Sriwijaya FC yang pada saat itu datang menonton latihan rutin SFC.

Hamka Hamzah ditunjuk secara spesial oleh RD untuk menjadi pelatih kepala dari tim ofisial SFC tersebut.

"Hamka, kamu jadi pelatih dulu. Tentukan siapa yang main," ujar Rahmad Darmawan.

Layaknya pelatih sungguhan, Hamka langsung menentukan starter dan mengarahkan para pemainnya.

Adapun Hamka Hamzah diketahui  telah berhasil mengantongi lisensi kepelatihan C AFC pada awal Maret kemarin.

Tanpa menghitung hasil akhir, pertandingan ini berlangsung ceria terlebih masih merasakan euforia kemenangan atas Persib.

Para staff pelatih dan suporter mengadakan laga persahabatan ini karena hari ini memang waktunya untuk melakukan rehat dan recovery pasca melakoni laga kontra Persib Bandung kemarin.

"Ya tujuannya untuk refreshing dan menciptakan silaturahim. Biar ga tegang dan kaku, dengan tim Sriwijaya FC," jelas RD.

Pekan ke 2 Liga 1 Sriwijaya FC Bungkam Persib di Stadion Jakabaring


Palembang Sriwijaya FC mengalahkan Persib Bandung 3-1 pada pekan kedua Gojek Liga 1 2018 bersama Bukalapak di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (1/4/2018).

Persib yang bertindak sebagai tim tamu unggul lebih dahulu di laga ini. Serangan balik cepat Maung Bandung berhasil dikonversi menjadi gol oleh Ezechiel N'Douassel pada menit ke-30.

Umpan terobosan dari Jonathan Bauman tidak disia-siakan N'Douassel untuk membobol gawang Teja Paku Alam. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan tim tamu.

Lima menit berselang, Sriwijaya FC hampir saja menyamakan kedudukan. Namun, peluang yang didapat Manuchekhr Dzhalilov masih menyamping di sisi kanan gawang I Made Wirawan.

Di babak kedua, Laskar Wong Kito langsung tampil menyengat. Hasilnya dua gol dalam selang waktu satu menit tercipta melalui tendangan voli Esteban Vizcarra (49') dan tembakan keras dari sudut sempit oleh Marckho Meraudje (50'). Skor berubah 2-1 untuk keunggulan Sriwijaya FC.

Pada menit ke-67, anak asuh Rahmad Darmawan memperbesar skor menjadi 3-1. Kali ini, umpan mendatar Vizcarra diselesaikan dengan sempurna oleh Dzhalilov dengan tendangan pelan yang mengelabui Made Wirawan.

Persib bukan tanpa peluang di babak kedua. Namun, tembakan setengah voli Bauman ditepis dengan aksi akrobatik Teja Paku Alam.

Jelang akhir laga, Sriwijaya FC hampir saja memperbesar skor menjadi 4-1. Hanya saja, dua peluang melalui sundulan dari Makan Konate dan Hamka Hamzah hanya mengenai mistar gawang.

Kemenangan ini menempatkan Sriwijaya FC di peringkat ketiga klasemen sementara dengan empat poin. Sementara Persib menempati posisi ke-15 klasemen sementara dengan satu poin.

Susunan Pemain

Sriwijaya FC (4-4-2): 12-Teja Paku Alam; 22-Marckho Meraudje, 23-Hamka Hamzah, 26-Mahamadou N'Diaye, 32-Alfin Tuasalamony; 10-Makan Konate, 35-Zulfiandi, 99-Adam Alis, 11-Esteban Vizcarra, 11-Esteban Vizcarra; 9-Beto Goncalves, 63-Manu Dzalilov

Pelatih: Rahmad Darmawan

Persib Bandung (4-4-2): 78-I Made Wirawan; 12-Henhen Herdiana, 4-Bojan Malisic, 2-Wildansyah, 6-Tony Sucipto; 22-Supardi Nasir, 11-Dedi Kusnandar, 33-Oh In-kyun, 13-Febri Hariyadi; 99-Jonathan Baumann, 10-Ezechiel N'Douassel

Pelatih: Mario Gomez

Rabu, 28 Maret 2018

Rabu, 21 Maret 2018

Laga Perdana Liga 1 Kekuatan Sriwijaya FC Tereduksi


Ketegasan PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang mengembalikan jadwal pertandingan Sriwijaya FC kontra Borneo FC seperti draft awal mendapat apresiasi dari manajemen Laskar Wong Kito.

Laga pembuka kompetisi Liga Indonesia 2018 bagi kedua tim ini akhirnya diputuskan kembali dimainkan Senin (26/3/2018) sore setelah sebelumnya sempat mengalami perubahan dan dimajukan ke hari Jumat (24/3/2018) malam.

Pelatih SFC, Rahmad Darmawan menyebut pihaknya memang sudah sejak awal yakin jadwal tersebut akan dikembalikan seperti semula.

“Sebenarnya memang tidak ada yang berubah, karena permasalahan ini tidak dibahas di manajer meeting di Jakarta lalu. Makanya kami sempat kaget kemarin ada wacana untuk memajukan laga ini,” ungkapnya saat ditemui usai sesi latihan di lapangan atletik Jakabaring Sport City, Selasa (20/3/2018) sore.

Dengan jadwal yang sudah resmi ini, eks pelatih Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2011 dan 2013 ini mengaku akan dapat lebih fokus menyiapkan timnya.

“Tentu kami harus bersyukur karena masa persiapan akan menjadi cukup ideal, apalagi memang di laga ini nanti tim saya harus kehilangan beberapa pemain,” jelasnya.

Selain trio Manucehr Dzalilov, Mamadou Ndiaye, dan Syahrian Abimanyu yang mendapat panggilan timnas di negaranya masing-masing, RD juga harus memutar otak karena belakangan sejumlah pemainnya juga tidak dalam kondisi terbaik.

Sebut saja mesin gol Alberto Goncalves yang di sesi latihan ini harus menepi karena sakit. Striker naturalisasi asal Brasil itu tidak terlihat berada di lokasi latihan.

“Beto mengalami demam dan radang tenggorokan, karena itu tadi setelah berkonsultasi dengan dokter maka saya putuskan untuk diistirahatkan,” bebernya.

Namun RD sendiri menyatakan Beto kemungkinan akan tetap dibawa ke lawatan ke Samarinda nantinya.

“Kalau demamnya turun, mungkin akan kita bawa. Karena untuk cederanya sendiri sudah tidak ada masalah dan bisa berlatih seperti biasa,” papar Rahmad Darmawan.